jump to navigation

Kisah Tragis Palgunadi (Bambang Ekalaya) February 12, 2013

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Kenalkah anda dengan tokoh ksatriya yang bernama Bambang Ekalaya ? Sebuah kisah tragis mengiringi perjalanan hidupnya… Bambang Ekalaya adalah seorang ksatriya tampan yang mempunyai kemauan keras serta bakat yang luar biasa… Hal itu masih belum cukup untuk menggambarkan pribadinya yang demikian mantap dan gagah berani menapaki kehidupan yang sungguh sangat berat dan berkesan tidak adil pada dirinya..

Bagaimana tidak ?! Atas keinginannya yang kuat untuk belajar memanah pada Begawan Drona, maka dia memberanikan diri untuk menghadap dan memohon untuk bisa menjadi murid Sang Begawan… Karena memang terikat janji pada kekuasaan di Astinapura bahwa Begawan Drona hanya akan mengajarkan ilmu kaprajuritanya pada Pandhawa dan Kurawa saja maka ditolaklah permohonan Bambang Ekalaya… Tidak patah semangat sampai di situ saja, Bambang Ekalaya membuat patung perwujudan Begawan Drona, dan sambil membayangkan bahwa patung itu adalah Begawan Drona yang sesungguhnya maka secara otodidak dia mulai belajar memanah (olah kridhaning jemparing) dan ilmu keprajuritan lainnya.. Hari demi hari, minggu demi minggu secara mandiri dia menganalisa hasil latihannya sedemikian rupa sehingga dia sendiri mampu belajar dari evaluasi kekuarangannya untuk selalu menjadi lebih baik..

Sungguh sebuah hasil kerja keras yang tanpa mengenal lelah serta dilambari akan kebulatan tekad dan kemantapan dalam menjalani kehidupan maka Bambang Ekalaya akhirnya sangat trampil dalam memanah dan memainkan keris… Karena kecerdasan dan kedewasaannya telah dinilai mampu menggantikan tahta, maka akhirnya Bambang Ekalaya nglintir keprabon naik tahta menjadi Raja di negara Paranggelung dengan gelar Prabu Palgunadi.. Dengan Dewi Anggraheni sebagai permaisuri yang selain berwajah cantik rupawan juga sangat bernakti dan setia kepada Prabu Palgunadi (kesetiaan hal ini akan sangat jelas tergambar di akhir episode kisah ini…).

Diceritakan bahwa di Padepokan Sokalima tempat Sang Reshi Begawan Drona mengajar para murid sedang jeda pelajarannya, Pandhawa dan Kurawa mendapat kesempatan berlibur selama 2 pekan… Para Kurawa merencakan pulang ke Keraton Astinapura untuk berpesta merayakan libur panjang itu… Para Pandhawa lebih suka tetap tinggal di Padepokan untuk mematangkan ilmu-ilmu yang dipelajarinya selama ini… Kecuali Arjuna yang berkeinginan untuk mengunjungi Eyangnya Begawan Abiyasa ke Pertapan Saptaarga di Wukir Ratawu…

Singkat kata di perjalanan Arjuna bertemu dengan Prabu Palgunadi yang sedang bertamasya berburu di tengah hutan… Pertemuan merekapun bagaikan sudah diatur untuk kemudian menjadi bermusuhan… Karena Arjuna adalah seorang murid yang sedang turun gunung maka dia ingin sekali mencoba kemampuannya memanah… Di tengah hutan dia membidik seekor rusa untuk dipanah… Pesat seperti kilat panah Sang Arjuna menuju jantung rusa tadi… Pada saat yang sama ternyata Prabu Palgunadipun sedang melakukan hal yang sama… Dengan waktu yang bersamaan dan arah bidikan yang sama pula, maka panah kedua ksatriya itu tepat mengenai sasaran di jantung rusa tersebut… Serentak kedua ksatriya itu berlari menghampiri hasil buruannya…

Akhirnya terjadilah perang mulut tentang siapa yang berhak atas rusa itu karena panah mereka tepat berimpit pada sasaran yang sama.. Karena tidak ada yang mau mengalah maka perkelahian pun tak dapat dihindarkan… Dari olah kridhaning curiga (keris) sampai pada ketrampilan memanah mereka peragakan… Tak ada yang kalah dan tak ada yang menang pada pertarungan itu… Mereka saling menghina lawan dan membanggakan diri… Sampai suatu ketika keduanya menyebut bahwa masing-masing adalah murid dari Sang Reshi Begawan Drona… Karena dengan senjata mereka pada posisi yang imbang, maka pertarungan dilanjutkan dengan tangan kosong.. Saling tendang dan jotospun segera terjadi.. Suatu ketika Arjuna terkena tempeleng di pelipisnya… Seketika berkunang-kunang matanya dan oleng hampir jatuh tersungkur di tanah… Dengan menahan rasa malu karena tidak bisa mengalahkan Palgunadi dan juga rasa marah karena merasa dikhianati oleh Gurunya.. Karena Arjuna tahu bahwa Sang Guru hanya akan mengajarkan kepandaiannya kepada Pandhawa dan Kurawa saja, namun tiba-tiba muncul seorang ksatriya muda yang telah menjadi Raja pula, yang demikian sakti mandraguna sehingga seorang Arjuna yang menjadi murid kesayangan sekaligus juara bermain keris dan memanahpun tidak mampu mengalahkannya, mengaku bahwa dia adalah murid Begawan Drona juga… Arjuna menurungkan niatnya ke Wukir Ratawu dan segera bertolak kembali ke Padepokan Sokalima untuk mengadu pada Gurunya…

Begitu mendengar pengaduan Arjuna murid kesayangannya, Sang Begawan Drona pun tercengang… Karena memang dia tidak merasa mempunyai murid selain Pandhawa dan Kurawa.. Tiba-tiba muncul nama Palgunadi dengan kepandaian yang ngedap-edapi dan mengaku bahwa dia adalah muridnya… Untuk membuktikan bahwa Palgunadi memang bukan muridnya maka Arjuna diajak Sang Begawan untuk menghampiri di mana Palgunadi berada…

Karena perasaan bangga namun juga ada perasaan cemas menyelinap karena dia tahu pasti Arjuna tidak akan tinggal diam menerima kekalahannya apalagi dia sudah terlanjur mengaku sebagai murid Begawan Drona… Mak sepeninggal Arjuna matanya tak pernah lepas dari arah Arjuna berlari meninggalkan dirinya… Benar saja.. Tak lama kemudian dari kejauhan dia melihat sosok seseorang yang menjadi idolanya yaitu Sang Reshi Begawan Drona… Perasaan bangga diam-diam menyelinap di dadanya… Jika Sang Begawan berkenan hadir di tempat itu atas pengaduan Arjuna maka jelas Palgunadi adalah tokoh ksatriya yang pantas diperhitungkan..

Setelah Begawan Drona dekat, Palgunadi segera bersembah sujud layaknya seorang murid pada Gurunya… Drona berkata, ”Benarkah engkau yang bernama Palgunadi dan mengaku menjadi muridku ?” Palgunadi mengiyakan, sedangkan Arjuna hanya mempu duduk dibelakang Gurunya sambil bersungut-sungut.. Drona melanjutkan, ”Aku tidak merasa mempunyai murid dirimu, dan juga aku tidak merasa mengajarkan sesuatu pada dirimu.. bagaimana mungkin hubungan kita adalah Guru dan murid ?” Palgunadi menjawab sambil mengingatkan bahwa dirinya pernah melamar menjadi murid Begawan Drona… ”Betul.. aku masih ingat pada waktu engkau memohon untuk kuangkat sebagai murid.. aku masih ingat betul karena akupun terkesan akan postur tubuh dan struktur tulangmu yang sangat ideal untuk dididik olah kaprajuritan… namun aku tidak menerimamu sebagai muridku.. karena hal itu tidak boleh terjadi, diriku terikat sumpah hanya akan mengajarkan ilmu kesaktian kepada Pandhawa dan Kurawa saja.. dan pada waktu itu engkaupun segera meninggalkan Padepokan Sokalima, hingga saat ini aku berjumpa lagi denganmu tidak pernah ada pertemuan di antara kita, bagaimana mungkin kesaktian yang engkau punyai adalah merupakan buah dari pelajaran yang aku berikan ?!” Palgunadi menjawab bahwa sepulang dari Padepokan Sokalima dulu di membuat patung perwujudan Begawan Drona, dan seperti telah diceritakan di atas, Palgunadi belajar secara otodidak dengan ditunggui patung Begawan Drona tadi…

Arjunapun diam-diam menyimak percakapan itu sehingga dia menjadi tahu duduk permasalahannya… Selain rasa kagum terselip juga rasa iri di hati Arjuna… Jika saja dia tidak terkena tempeleng Palgunadi maka belum tentu kalah…

Dengan setengah berbisik Arjuna mengemukakan hal tersebut pada Gurunya… Sang Begawan Drona tanggap akan maksud muridnya… Dia menyambung percakapan dengan Palgunadi, ”Baiklah… Jika memang demikian adanya, apakah engkau lahir batin mengaku murid padaku ? Karena sungguh berat kewajiban murid kepada seorang Guru… Sadarkah engkau akan hal itu ?” Palgunadi terbuai akan kata-kata Drona, dia melihat secercah harapan bahwa dia bisa diangkat murid secara resmi oleh Sang Begawan… sehingga dengan lantang dan mantab diapun menjawab bahwa lahir batin dia mengaku murid pada Begawan Drona, bahkan dia bersumpah apapun perintah Sang Begawan akan dia laksanakan dengan senang hati….

Sang Begawan Drona tersenyum puas karena merasa perangkapnya telah berhasil… Dia menayakan, bagaimana mungkin hanya dengan satu tempelengan di pelipis Arjuna bisa terhuyung-huyung hampir jatuh… kesaktian apakah itu… Pucat wajah Sang Palgunadi begitu mendengar pertanyaan Drona.. Dia terpaksa harus mengaku bahwa kesaktian tangan kirinya itu disebabkan karena Pusaka Manik Sotyaning Ampal yang berwujud cincin.. Drona menyambung, bahwa dia kepingin mengathui wujud cincin itu seperti apa.. Seperti tercekat tenggorokan Palgunadi, karena dia baru saja bersumpah bahwa apapun perintah Drona akan dia laksanakan dengan senang hati maka diapun menjawab bahwa cincin Manik Sotyaning Ampal karena itu adalah pusakan maka dia berada didalam kulit namun diluar daging sehingga tidak bisa dilepas.. ”Kalau memang engkau tidak ingkar akan janjimu akan senantiasa menaati perintahku, maka mana tanganmu aku ingin melihatnya…” ucap Drona.

Dengan perasaan bingung tak tahu harus berbuat apa, Palgunadi mengulurkan tangannya… Dengan serta merta secepat kilat Drona menghunus keris dan memotong jari manis tangan kanan Palgunadi di mana cincin Manik Sotyaning Ampal berada… Palgunadi meraung kesakitan dan mengucapkan kata-kata terakhir yang menyayat hati…”Oh.. Guru.. mengapa engkau tega berbuat demikian kepadaku… sesungguhnya pusaka itu merupakan kekuatanku namun juga menjadi kelemahanku.. apabila sampai cincin itu terlepas dariku maka akan matilah aku… Lahir batin aku mengaku murid kepadamu.. ketaatanku penuh tanpa syarat kepadamu… namun apa balasanmu kepadaku… dalam kondisi diriku tak berdaya engkau tega menghabisi nyawaku dengan cara yang tidak ksatriya kau potong jariku hanya karena engkau ingin memiliki cincin Pusakaku Manik Sotyaning Ampal… Ingatlah kata-kata terakhirku ini, apabila besuk suatu saat terjadi perang besar, maka keadaan seperti ini akan berbalik menimpa padamu.. Dalam kondisi tak perdaya maka nyawamu akan aku jemput dengan meminjam raga seorang ksatriya sehingga dendam ini akan terbalas…. Begitu Palgunadi selesai berkata-kata, maka terkulai lemaslah badanya… pisah nyawa dan raganya.. mati sia-sia di tangan seorang Begawan yang menjadi idolanya dalam kondisi yang berdaya… Tragis !

Bersamaan dengan itu menyambarlah petir di angkasa disertai kilat yang menyambar-nyambar… memberikan saksi bahwa alampun tidak berkenan atas kematian Palgunadi, dan sekaligus menjadi pertanda bahwa apa yang diucapkan Palgunadi akan menjadi kenyataan kelak di kemudian hari.. Hati Begawan Drona bergetar atas reaksi alam itu… dia tahu bahwa dia telah berbuat aniaya pada seseorang… Namun hal itu memang sudah menjadi takdir yang harus dia lakoni… Dia tahu bahwa  suatu ketika pasti akan terjadi perang besar antara Pandhawa dan Kurawa yang disebut Bharatayuda, maka jika ada kekuatan yang tidak bisa membantu Pandhawa pasti akan digunakan oleh Kuwara untuk menambah kekuatannya… Palgunadi sudah menanam bibit permusuhan dengan Arjuna, maka kemungkinan besar kekuatan Palgunadi tidak akan bisa menyatu dengan Pandhawa.. dengan demikian apabila Palgunadi akhirnya bergabung pada Kurawa, apakah tidak akan semakin berkepanjangan dan berlarut-larut perang besar tersebut…

”Ngger.. Arjuna.. sekarang palgunadi telah mati… Kesaktianya yang berwujud cincin juga sudah ambil… Maka jangan sekali-kali meragukan kecintaan Bapa kepadamu ya Ngger… Engkau murid kesanganku.. semua ilmu aku tumpahkan tidak ada yang aku sembunyikan darimu… Camkan itu ya Ngger… Mana telapak tangan kirimu… cincin Manik Sotyaning Ampal ini aku berikan padamu… supaya bertambah kesaktianmu dan kamu sadari benar bahwa engkau adalah murid kesayanganku…” Dengan tersipu-sipu dan berbunga-bunga hati Arjuna karena akan menerima pusaka yang tentu saja akan menambah kesaktiannya… Namun betapa kaget Sang Arjuna, begitu potongan jari Palgunadi dimana cincin sakti itu berada menempel pada sela-sela jarinya, maka melekatlah jari itu pada tangan Arjuna dan tidak dapat lepas lagi !! Sehingga jari-jari tangan kiri Arjuna menjadi berjumlah enam.. ! Sehingga oleh karenanya predikat Satriya Bagus Tanpa Cacat sebenarnya sudah tidak layak lagi disandang Arjuna.. Namun Drona membesarkan hati Arjuna… asal tidak diperhatikan maka orang tidak akan menyangka kalo jari tangan kiri Arjuna berjumlah enam… Pasti akan tertutup oleh keelokan wajah, kehalusan kulit dan seabreg lagi kelebihan Arjuna dalam penampilan…. Jadi jangan terlalu dipikirkan…

Syahdan ketika Palgunadi meraung kesakitan karena jarinya dipotong oleh Drona, suaranya sayup-sayup terdengar sampai pakuwon tempat dimana rombongan para penderek Prabu Palgunadi dari neagara Paranggelung berada… Hati Dewi Hanggraheni gusar tidak terkera.. dia yakin betul bahwa suara raungan kesakitan itu adalah suara suaminya.. namun nalarnya menolak hal itu karena dia tahu betapa sakti mandraguna suaminya Sang Prabu Palgunadi… namun perasaannya tidak bisa dibohongi, perasaannya berkata bahwa telah terjadi sesuatu yang tidak beres terhadap pada suaminya.. Seketika dia berlari mengahmpiri arah suara raungan itu berasal…

Pada saat dia sampai di tempat Palgunadi meninggal, baru saja Arjuna menerima cincin Manik Sotyaning Ampal… Dia menubruk jenazah suaminya sambil menangis tersedu-sedu… Karena dia seorang perempuan maka tidak segera tanggap harus segera berbuat apa menghadapi peristiwa yang sedemikian tidak dinyana-nyana ada di hadapannya…

Di sinilah tokoh Arjuna yang demikian diidolakan banyak orang… Dengan predikat Satria bagus tanpa cacat, Lelananging jagat, yen lanang ngondangake kasektene, yen wadon ngondangake kebaguasane…. Ternyata juga tak luput dari sifat kekurangan yang mungkin apabila terjadi pada tokoh lain sudah menghasilkan hujatan dan caci maki yang tidak berkesudahan…. Betapa tidak.. !? Karena rasa iri akan kesaktian Palgunadi dengan meminjam tangan Gurunya dia bunuh Palgunadi untuk dimiliki kesaktianya… Eh, setelah melihat kecantikan Dewi Anggraheni janda Palgunadi dia masih menginginkan juga untuk diambil istri… Terlalu !

Namun kecantikan Dewi Anggraheni tidak hanya di luar saja namun tulus sampai ke dalam sanubarinya… Walaupun Arjuna seorang ksatriya yang gagah tampan rupawan, namun kesetiaannya pada Prabu Palgunadi tak pernah luntur… Dia menolak pinangan Arjuna… Arjunapun seperti kalap tenggelam oleh nafsu birahinya begitu melihat kecantikan Dewi Anggraheni.. Dia bermaksud memaksakan kehendaknya… Sang Dewi Anggrahenipun berlari sekencang-kencangnya sambil berteriak histeris tidak karuan… Betapa hatinya hancur luluh berkeping-keping, baru saja ditinggal mati suami kini mengahadapi ancaman pemaksaan kehendak (untuk memperhalus perkosaan) dari Arjuna… Segesit-gesitnya mengindar, secepat-cepatnya berlari.. Dewi Anggraheni hanyalah seorang wanita.. menghadapi kejaran Arjuna jelas bukanlah hal mudah… demikian juga dengan Arjuna… apapun yang dilakukan Anggraheni di mata Arjuna adalah seperti menggoda saja…. Dengan sekali loncatan maka tangan Dewi Anggraheni telah tertangkap… Dengan halus Arjuna mulai merayu lagi… Sang Dewi pun semakin muak saja… Tekat di dalam hatinya lebih baik mati daripada harus mengkhianati cinta suaminya… Maka dengan serta merta dia tarik cundrik yang terselip dibalik sabuknya (karena dalam kondisi pesiar berburu ke hutan maka biar seorang putri sekalipun akan senantiasa membawa cundrik… cundrik adalah semacam keris kecil yang merupakan senjata khas kaum perempuan) dan menancapkannya didadanya…. Demikianlah kesetiaan Dewi Anggraheni telah teruji dan terbukti bisa dipakai sebagai contoh….

Diceritakan untuk menghibur hati Arjuna yang sedang gundah itu maka Begawan Drona mengajaknya kembali ke Padepokan Sokalima dan akan diberikan ilmu tambahan sebagai pelipur lara… 

Kisah Bambang Ekalaya atau Palgunadi ini akan berlanjut pada serial Bharatayuda dengan lakon Drona Gugur…

Advertisements

Sikap Panutan Perlakuan Suami Terhadap Istri August 12, 2012

Posted by tintaungu in Ragam.
2 comments

1. Bersikap Tegas dan Lemah-lembut Terhadap Isteri

Betapapun seorang wanita itu mempunyai kemampuan dan kemauan yang tinggi, memiliki kemahiran serta percaya terhadap diri sendiri namun pada hakikatnya, ia masih ingin mencari perlindungan dengan seorang lelaki. Jika keinginan mencari perlindungan itu datangnya dari wanita, maka niscaya ia akan merahasiakannya. Seandainya keinginannya tercapai, ia mengharapkan layanan yang lemah lembut dan amat mengharapkan perlindungan dari lelaki yang bertanggungjawab.

Sifat lemah lembut dan tegas ini harus dimiliki oleh lelaki kerana setiap isteri mengharapkan suaminya mampu menjadi pemimpin dalam rumahtangga yang dibina. Menjadi pemimpin bukan bermaksud menjadi “boss”. Sifat tegas dan lemah lembut ini biarlah sesuai pada tempatnya.

2. Memberi Pujian Terhadap Isteri

Peranan wanita sebagai ibu menyebabkan ia memerlukan perlindungan dan keyakinan. Hanya suami yang bijaksana dapat memberikan keyakinan kepada isterinya. Dengan cara memberikan penghargaan seperti pujian, hadiah ataupun ungkapan yang dapat menambahkan keyakinan dalam diri isteri.

Jangan merasa heran jika seorang wanita selalu bertanya kepada pasangannya, “Apakah engkau cinta padaku? ” Pertanyaan ini bukan berarti ia tidak percaya kepada pasangannya, tetapi ia menginginkan keyakinan untuk dirinya. Untuk itu, suami tidak perlu bosan dengan ungkapan itu, malah berusahalah untuk mengerti hakikat seorang wanita.

3. Menentukan Batas Tanggungjawab

Islam telah mengatur tanggungjawab terhadap suami dan isteri. Suamiberkewajipan mencari nafkah yang halal untuk kelurganya dan isteri juga berkewajipan melayani suami serta mengasuh anak-anak. Ini bukan berarti tanggungjawab lain dapat diabaikan, malah semua tanggungjawab lain seharusnya dipikul bersama menyesuaikan waktu dan tempat.

4. Menghindari Kritikan Terhadap Isteri

Kritikan bukan satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah. Itu boleh dilakukan, namun baiknya dengan lembut dan sesuai tempatnya. Jangan sesudah menikah, suami merasa berhak bersikap kasar, mengkritik dan menghina isteri sewenang-wenangnya, karena hal tersebut memberikan banyak kesan negatif pada isteri.

Suami yang terlalu banyak mengkritik isteri akan meninggalkan kesan negatif terhadap isterinya yaitu:

a. Perasaan isteri menjadi tertekan akibat menahan marah;
b. Menimbulkan berbagai jenis penyakit fisik akibat dari perasaan kecewa dan tekanan batin;
c. Isteri menjadi pemarah, pendiam, kadangkala hilang keinginan untuk bersama;
d. Akibat selalu dikritik serta tidak dihargai, isteri akan kehilangan identitas dirinya sendiri;
e. Sebagai pelampiasan hati, isteri akan menyalahkan anak-anak;
f. Jika perasaannya terlalu tertekan, mungkin ia inginkan perceraian.

5. Memperhatikan Sesuatu Yang Romantis

Suami seringkali kurang memperhatikan keperluan yang tidak begitu penting seperti ulangtahun isteri, perkahwinan dan sebagainya. Namun bagi wanita, hal tersebut begitu penting. Cinta bukan hanya berkaitan dengan perasaan tetapi juga berkaitan dengan aktifitas romantis yang mempunyai nilai yang berarti dalam diri wanita. Mungkin sesuatu yang tidak berarti pada lelaki namun menjadi amat bernilai pada wanita. Oleh karena itu suami harus banyak mempelajari keperluan isteri dan tidak menganggap remeh terhadap kepentingan isteri.

6. Memahami Isteri Yang Ingin Selalu Di Samping Suami

Setiap isteri selalu menginginkan serta merindukan untuk selalu bersama suaminya. Isteri selalu mengharapkan perhatian yang cukup dari suaminya. Kerana itu, suami yang baik akan berusaha meluangkan waktu untuk bersama isterinya. Selalu bersama dapat meningkatkan kasih sayang.

7. Menjaga Perasaan Aman Dalam Kehidupan Isteri

Suami yang bertanggungjawab akan selalu memberikan rasa aman dan tenteram terhadap perasaan isterinya, selalu berusaha menyelesaikan setiap masalah rumahtangga dengan secepat mungkin. Berusaha membantu menyelesaikan masalah isteri.

8. Memahami Gelora Jiwa Isteri

Wanita lebih mudah mengalami perubahan emosi jika dibandingkan dengan lelaki. Jika suami dapat menerima hakikat perubahan emosi isterinya,maka isterinya pasti dapat menerima suaminya sebagai orang yang dapat membimbing hidupnya.

9. Membina Kerjasama Yang Baik

Suami yang dapat diajak berbincang dan selalu bekerjasama dengan isterinya akan mampu mewujudkan keluarga bahagia.

10. Memenuhi Keperluan Peribadi

Tidak ada wanita di dunia ini yang sama, karena masing-masing memiliki peribadi yang khusus. Wanita mempunyai sifat yang unik baik dari segi emosi maupun keinginan. Suami yang bijaksana akan mudah memahami akan keperluan peribadi isterinya dan mampu melaksanakan tanggungjawabnya sesuai dengan kemampuan dirinya.

Maaf, kalau ku belum memenuhi kriteria di atas, Bunga Indahku…

sumber : http://airmien.wordpress.com

Jangan Berbuka dengan yang Manis August 10, 2012

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Buat yang sering shaum sunah senin kamis atau puasa daud, atau ketika puasa ramaadhan..sering kita dengar kalimat ‘Berbuka shaumlah dengan makanan atau minuman yang manis,’ katanya. Konon, itu
dicontohkan Rasulullah saw. Benarkah demikian?

Dari Anas bin Malik ia berkata : “Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud)

Nabi Muhammad Saw berkata : “Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”

Nah, Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat kurma, beliau berbuka shaum dengan air.

“Samakah kurma dengan ‘yang manis-manis’ ? Tidak. Kurma, adalah karbohidrat kompleks (complex carbohydrate) .”

Sebaliknya, gula yang terdapat dalam makanan atau minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi sebagai makanan berbuka puasa, adalah karbohidrat sederhana (simple carbohydrate) .

Darimana asalnya sebuah kebiasaan berbuka dengan yang manis? Tidak jelas. Malah berkembang jadi waham umum di masyarakat, seakan-akan berbuka shaumdengan makanan atau minuman yang manis adalah ’sunnah Nabi’.

Sebenarnya tidak demikian. Bahkan sebenarnya berbuka shaum dengan makanan manis-manis yang penuh dengan gula (karbohidrat sederhana) justru merusak kesehatan.

Dari dulu saya tergelitik tentang hal ini, bahwa berbuka shaum’disunnahkan’ minum atau makan yang manis-manis. Sependek ingatan saya, Rasulullah mencontohkan buka shaum dengan kurma atau air putih, bukan  yang manis-manis.

“Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis.”

Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat tinggi tapi berkalori rendah, sehingga tidak menggemukkan (data di sini dan di sini). Tapi kurma yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan di bulan Ramadhan sudah berupa ‘manisan kurma’, bukan lagi kurma segar. Manisan kurma ini justru ditambah kandungan gula yang berlipat-lipat kadarnya agar awet dalam perjalanan ekspornya. Sangat jarang kita menemukan kurma impor yang masih asli dan belum berupa manisan. Kalaupun ada, sangat mungkin harganya menjadi sangat mahal.

“Kenapa berbuka shaum dengan yang manis justru merusak kesehatan?”

Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah karbohidrat kompleks, bukan gula (karbohidrat sederhana). Karbohidrat kompleks, untuk menjadi glikogen, perlu diproses sehingga makan waktu.

Sebaliknya, kalau makan yang manis-manis, kadar gula darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak sehat. Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli, naiknya pelan-pelan.

Mari kita bicara ‘indeks glikemik’ (glycemic index/GI) saja. Glycemic Index (GI) adalah laju perubahan makanan diubah menjadi gula dalam tubuh. Makin tinggi glikemik indeks dalam makanan, makin cepat makanan itu dirubah menjadi gula, dengan demikian tubuh makin cepat pula menghasilkan respons insulin.

Para praktisi fitness atau pengambil gaya hidup sehat, akan sangat menghindari makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi. Sebisa mungkin mereka akan makan makanan yang indeks glikemiknya rendah. Kenapa?
Karena makin tinggi respons insulin tubuh, maka tubuh makin menimbun lemak. Penimbunan lemak tubuh adalah yang paling dihindari mereka.

Nah, kalau habis perut kosong seharian, lalu langsung dibanjiri dengan gula (makanan yang sangat-sangat tinggi indeks glikemiknya) , sehingga respon insulin dalam tubuh langsung melonjak. Dengan demikian, tubuh akan sangat cepat merespon untuk menimbun lemak.

Saya pernah bertanya tentang hal ini kepada seorang sufi yang diberi Allah ‘ilm tentang urusan kesehatan jasad manusia.. Kata Beliau, “bila berbuka puasa, jangan makan apa-apa dulu. Minum air putih segelas, lalu sholat maghrib. Setelah shalat, makan nasi seperti biasa”.. Jangan pernah makan yang manis-manis, karena merusak badan dan bikin penyakit. Itu jawaban beliau.

Kenapa bukan kurma? Sebab kemungkinan besar, kurma yang ada di Indonesia adalah ‘manisan kurma’, bukan kurma asli. Manisan kurma kandungan gulanya sudah jauh berlipat-lipat banyaknya.

“Kenapa nasi? Lha, nasi adalah karbohidrat kompleks.”

Perlu waktu untuk diproses dalam tubuh, sehingga respon insulin dalam tubuh juga tidak melonjak. Karena respon insulin tidak tinggi, maka kecenderungan tubuh untuk menabung lemak juga rendah.

Inilah sebabnya, banyak sekali orang di bulan shaum yang justru lemaknya bertambah di daerah-daerah penimbunan lemak: perut, pinggang, pantat, paha, belakang lengan, pipi, dan sebagainya. Itu karena langsung membanjiri tubuh dengan insulin, melalui makan yang manis-manis, sehingga tubuh menimbun lemak, padahal otot sedang mengecil karena puasa.

Pantas saja kalau badan kita di bulan Ramadhan malah makin terlihat seperti ‘buah pir’, penuh lemak di daerah pinggang. Karena waham umum masyarakat yang mengira bahwa berbuka dengan yang manis-manis adalah ’sunnah’, maka shaum bukannya malah menyehatkan kita.

Banyak orang di bulan shaum justru menjadi lemas, mengantuk, atau justru tambah gemuk karena kebanyakan gula. Karena salah memahami hadits di atas, maka efeknya ‘rajin shaum= rajin berbuka dengan gula..’

Nah, saya kira, “berbukalah dengan yang manis-manis” itu adalah kesimpulan yang terlalu tergesa-gesa atas hadits tentang berbuka diatas. Karena kurma rasanya manis, maka muncul anggapan bahwa (disunahkan) berbuka harus dengan yang manis-manis. Pada akhirnya kesimpulan ini menjadi waham dan memunculkan budaya berbuka shaumyang keliru di tengah masyarakat. Yang jelas, ‘berbukalah dengan yang manis’ itu disosialisasikan oleh slogan advertising banyak sekali perusahaan makanan di bulan suci Ramadhan.

Namun demikian, sekiranya ada di antara para sahabat yang menemukan hadits yang jelas bahwa Rasulullah memang memerintahkan berbuka dengan yang manis-manis, mohon ditulis di komentar di bawah, ya. Saya, mungkin juga para sahabat yang lain, ingin sekali tahu.

Semoga tidak termakan waham umum ‘berbukalah dengan yang manis’. Atau lebih baik lagi, jangan mudah termakan waham umum tentang agama. Periksa dulu kebenarannya.

Kalau ingin sehat, ikuti saja kata Rasulullah:
“Makanlah hanya ketika lapar, dan berhentilah makan sebelum kenyang.” Juga, isi sepertiga perut dengan makanan, sepertiga lagi air, dan sepertiga sisanya biarkan kosong.

“Kita (Kaum Muslimin) adalah suatu kaum yang bila telah merasa lapar barulah makan, dan apabila makan tidak hingga kenyang,” kata Rasulullah.

“Tidak ada satu wadah pun yang diisi oleh Bani Adam, lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah baginya beberapa suap untuk memperkokoh tulang belakangnya agar dapat tegak. Apabila tidak dapat dihindari, cukuplah sepertiga untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”

(HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya yang bersumber dari Miqdam bin Ma’di Kasib)

Semoga bermanfaat..

(Sumber : milis tetangga)

Garam dalam Segelas Air March 19, 2012

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Alkisah, tampak seorang murid berwajah murung akhir-akhir ini. Ia mengerjakan segala sesuatu dengan gelisah dan tidak bersemangat, seakan banyak masalah yang ada di pikirannya. Sang guru yang memperhatikan murid tersebut, memanggil ke ruangannya dan berkata: 

“Bapak perhatikan, kenapa kamu selalu murung anakku? Bukankah banyak hal indah di kehidupan ini? Ke mana perginya wajah ceria dan bersemangat kepunyaanmu dulu?” 

“Guru, belakangan ini hidup saya sedang penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang tidak ada habis-habisnya. Serasa tak ada lagi sisa untuk kegembiraan,” jawab si murid sambil tertunduk lesu. 

Sambil tersenyum bijak sang guru berkata,”Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam di dapur. Bawalah kemari. Biar bapak coba perbaiki suasana hatimu itu.” 

Si murid pun bergegas melakukan permintaan gurunya sambil berharap dalam hati mudah-mudahan gurunya memberi jalan keluar bagi permasalahan hidupnya. 

Setibanya di hadapan sang guru, “Ambil garamnya dan masukkan ke segelas air itu, kemudian aduk dan coba kamu minum.” 

Wajah si murid langsung meringis setelah meminum air asin tersebut. 

“Bagaimana rasanya?” tanya sang guru dengan senyum lebar di bibirnya. 

“Asin, tidak enak, dan perutku rasanya jadi mual,” jawab si murid dengan wajah masih meringis. 

Kemudian sang guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. Danau itu begitu indah, airnya bening karena sumber air alam yang selalu mengairi di situ. 

“Ambil air garam dan garam yang tersisa dan tebarkan ke danau,” perintah sang guru. Si murid dengan patuh memenuhi permintaan gurunya. 

“Sekarang, coba kamu minum sedikit air danau itu”. Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air di danau dan meminumnya. “Bagaimana rasanya?” 

“Segar, segar sekali,” kata si murid. “Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah sini.” 

“Terasakah rasa garam yang kamu tebarkan tadi?” 

“Tidak, tidak sama sekali guru,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. 

“Nak, segala masalah dalam hidup ini sama seperti segenggam garam. Tidak kurang tidak lebih. Rasa ‘asin’ sama seperti masalah, kesulitan, penderitaan yang dialami setiap manusia, dan tidak ada manusia yang bebas dari permasalahan dan penderitaan. Benar kan? 

Tetapi Nak, seberapa rasa ‘asin’ dari penderitaan yang dialami setiap manusia sesungguhnya tergantung dari besarnya hati yang menampungnya. Maka, jangan memiliki kesempitan hati seperti gelas tadi, tetapi jadikan hatimu menjadi sebesar danau sehingga semua kesulitanmu tidak akan mengganggu rasa di jiwamu dan kamu tetap bisa bergembira walaupun sedang dilanda masalah. Nah, mudah-mudahan penjelasan gurumu ini bisa memperbaiki suasana hatimu.” 

Seorang bijak berkata “Life is suffering. Hidup adalah penderitaan”. Memang, kenyataan di kehidupan ini adalah, segala sesuatu yang tidak sesuai dengan selera kita, membuat kita menderita. 

Kadar penderitaan, tentu setiap orang berbeda. Tergantung cara pandang dan keikhlasan kita dalam menyesuaikan dengan selera kita. Maka selayaknya kita harus terus belajar dan memperluas wawasan kebijaksanaan, agar jangan sampai masalah yang menguasai kita. Tetapi kitalah yang mengendalikan masalah. Sehingga, masalah yang datang bukan lagi dipandang sebagai penderitaan, tetapi bagian dari kehidupan yang harus kita jalani. 

keep spirit… keep istiqomah…

(Sumber: KembangAnggrek)

Tips Turunkan Berat Badan Tanpa Diet dan Olahraga July 9, 2011

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Ada banyak cara untuk menurunkan berat badan, mulai dari mengurangi porsi makan, diet atau berolahraga. Tapi setidaknya ada 5 cara menurunkan berat badan tanpa berdiet atau olahraga. Apa saja?

Memperbanyak aktivitas atau berolahraga memang cara terbaik untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan. Namun bagi orang yang tidak memiliki banyak waktu, cara tersebut tidak bisa menjadi pilihan utama.

Berikut 5 cara menurunkan berat badan tanpa harus diet ketat atau berolahraga, seperti dilansir Hubpages:

1. Minum teh hijau
Teh hijau membantu menurunkan berat badan dalam beberapa cara, salah satunya karena mengandung polyphenol dalam tingkat yang sangat tinggi. Studi menunjukkan bahwa tingkat tinggi polyphenol dalam teh hijau meningkatkan sistem metabolisme tubuh hingga 4 persen. Metabolisme yang lebih cepat membantu tubuh melepaskan lebih banyak lemak dan kalori.

2. Makan lebih banyak protein
Makan makanan tinggi protein juga dapat mempercepat laju metabolisme dengan mendukung massa otot. Dikutip WebMD, protein membantu membangun otot dan otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak.

Protein juga bekerja sebagai penekan nafsu makan dengan membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan lebih lama daripada karbohidrat. Makan protein mengaktifkan hormon alami yang mempromosikan penurunan berat badan, yang disebut PYY. Hormon ini mengurangi rasa lapar.

Makanan yang kaya protein misalnya susu, keju, telur, keju cottage, ikan, daging merah, ayam, kacang-kacangan dan biji-bijian.

3. Jangan ngemil di malam hari
Ada dua teori di balik berat badan dan tidur. Salah satunya adalah bahwa Anda benar-benar tidak aktif ketika tidur dan tidak dapat membakar makanan terakhir, jadi lebih cenderung disimpan sebagai lemak.

Teori lainnya adalah bahwa tetap terjaga sampai larut malam menyebabkan hasrat ingin makan karbohidrat dan makanan manis semakin besar karena tubuh dirancang untuk tidur di malam hari.

4. Minum air es
Banyak yang tahu bahwa minum delapan gelas air sehari bermanfaat untuk kesehatan dan membantu dalam penurunan berat badan, tetapi sedikit yang mengetahui manfaat tambahan minum air es. Penelitian terbaru menunjukkan minum air es bisa membakar kalori dengan meningkatkan laju metabolisme.

5. Stop makan secara emosional
Emosi dapat memicu rasa lapar dan keinginan makan lebih banyak dari kebutuhan yang dibutuhkan tubuh. Stres, kesedihan, kebosanan, kecemasan dan kemarahan dilaporkan sebagai penyebab makan secara emosional. Kenalilah rasa lapar yang disebabkan oleh sinyal tubuh atau hanya berupa emosi belaka.

(sumber: detikhealth)

                                                                                     .

Manfaat Berciuman untuk Kesehatan June 13, 2011

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Ciuman tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan keintiman pasangan saja. Dengan berciuman, Anda bisa memberikan manfaat lain bagi tubuh. Seperti yang dikutip dari intimatemedicine, ada lima manfaat ciuman untuk kesehatan. Ini dia.

1. Berciuman bisa menjaga keseimbangan sistem kardiovaskular. Saat Anda mencium pasangan dalam waktu yang lama, detak jatung bisa meningkat hingga 110 per menit. Ini bisa menjadi latihan yang bagus bagi kesehatan jantung.

2. Ciuman pun bisa membuat berat badan Anda tetap stabil atau bahkan berkurang. Hal ini dikarenakan, berciuman selama 5 menit dapat membakar 12 kalori.

3. Berciuman juga dapat mencegah produksi hormon stres, glukokortikoid. Hormon itulah yang menyebabkan tekanan darah tinggi, lemah otot dan insomnia.

4. Ingin wajah lebih kencang? Kalu begitu, jangan ragu untuk lebih sering berciuman. Dengan berciuman, lebih dari 30 otot wajah bergerak sehingga berguna untuk meningkatkan aliran darah ke kulit wajah dan menghaluskan kulit.

5. Selama ini berciuman dianggap sebagai cara penularan virus. Tetapi pada kenyataanya, Air liur yang terdapat saat berciuman, merupakan obat alami yang dapat mengatasi virus tertentu. Pertukaran air liur dapat merangsang sistem kekebalan tubuh , hasilnya adalah produksi antibodi yang mampu melindungi Anda dari virus. Proses ini disebut cross-imunoterapi.

6. Setelah berciuman, biasanya nafas menjadi lebih cepat. Rata-rata setelah berciuman, orang akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dalam satu menit. Sedangkan dalam keadaan normal, hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan di paru-paru.

7. Saat berciuman, produksi saliva atau air liur otomatis lebih banyak. Asam yang terkandung dalam saliva akan menjadi pelindung yang baik bagi gigi Anda.

8. Berciuman lebih dari 3 menit akan merangsang tubuh menghasilkan rantai kimiawi yang akan menghancurkan hormon penyebab stress.

Sumber: forum.detik.com

                                                                                   .

Sekali Rileks, Separuh Penyakit Sembuh April 30, 2011

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Ketika kondisi mental mencapai suatu taraf tertentu, kesehatan juga dapat mencapai taraf tertentu, ini adalah fakta ilmiah. Jika anda ingin menjaga kesehatan, pastikan selain memikirkan produk perawatan kulit, juga harus memikirkan kecantikan internal, yaitu tingkat kesempurnaan dan  kesehatan sel endotel.

Bagaimana untuk mencapai tingkat kesempurnaan dan kesehatan sel endotel? Yang paling utama adalah pembinaan mental, karena ketika  kondisi mental mencapai suatu taraf tertentu, kesehatan juga dapat mencapai taraf tertentu, pernyataan ini adalah berdasarkan ilmiah.

Sel endotel mengontrol Vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah

Permukaan sel endotel terdapat banyak sekali akseptor (penerima rangsangan). Ketika saraf parasimpatis sangat aktif, yaitu dalam kondisi yang paling prima, misalnya ketika bermeditasi memasuki keheningan, sel endotel akan mengeluarkan beberapa jenis materi , berupa materi hidup yang sangat renik. Ketika materi tersebut berpadu dengan akseptor pada sel endotel, sel endotel akan mengeluarkan sejumlah monoksida nitrogen (NO), prostacyclin (PGI), dan endothelium-derived hyperpolarizing factor (EDHF). Tiga jenis materi ini bertugas mengontrol vasodilatasi pembuluh darah.

Vasodilatasi pembuluh darah bisa dikatakan sangat sangat penting bagi kesehatan. Sebagai contoh: orang yang terkena penyakit kanker, ketika sel-sel kanker sedang menyebar melalui pembuluh darah, jika pembuluh darah orang bersangkutan berada dalam kondisi vasodilatasi, maka sel-sel kanker secara kontinyu akan terbawa pergi, sehingga tidak membiarkan sel-sel kanker menumpuk di suatu tempat tertentu, yang kelak akan menyebabkan fenomena sel kanker ganas menyebar.


Tetapi orang-orang pada umumnya pembuluh darahnya sama sekali tidak dapat terhubung lancar, karena mereka selalu dalam kondisi tegang, semakin dia tegang pembuluh darah semakin menciut. Dengan semakin menciut, pembuluh darah akan makin tersumbat. Makin tersumbat membuat orang bersangkutan semakin tegang, dengan demikian terbentuk suatu lingkaran perputaran yang berbahaya, akhirnya orang ini benar benar menemui jalan buntu.

Suasana hati yang rileks membuat sel endotel menjadi sehat

Sekiranya  orang di saat menemui hal-hal pelik, bisa membuat suasana hati rileks,  menghadapi segalanya dengan suasana hati yang tenang dan mengendurkan pikiran, masalah yang dihadapi sudah terselesaikan separuh. Karena sekali dia bisa rileks, pengendalian sistem saraf simpatis* akan memudar, sebagai gantinya, saraf parasimpatis**  segera akan berfungsi menggantikan saraf simpatis, keduanya memang saling mengikat sedemikian rupa, ketika yang satu berfungsi, yang satu lagi akan memudar.

Maka ketika saraf parasimpatis berperan, sel endotel akan mengeluarkan tiga materi hidup, dan orang bersangkutan seketika merasa diberi kekuatan, pembuluh darahnya mengendur, tekanan darahnya menurun, detak jantungnya berubah lamban, standar metabolisme menurun, lebih lanjut adalah energi terkumpul dan fungsi organ pulih kembali.

Banyak sekali penyakit manusia berkaitan dengan kacaunya fungsi sel endotel. Pada saat sel endotel menjadi sehat, semua organ tubuh akan mendapat “suntikan pupuk”, terasa sangat nyaman. Selang beberapa waktu, penyakitnya benar benar akan sembuh. Sebenarnya ini juga bukanlah efek psikologis, sebab yang sesungguhnya ialah orang tersebut bisa rileks, maka penyakitnya jadi sembuh.

Jadi ketika anda berobat ke rumah sakit, ingat harus mencari seorang dokter yang bersikap ramah, dia akan memberi kesan yang sangat baik bagi pasien. Dia akan berkata pada anda: “ Wah, anda jangan kuatir terhadap  penyakit ini, saya pasti dapat menyembuhkannya”. Setelah mendengar beberapa patah kata yang menghibur, pasien akan merasa lega, ini akan sangat bermanfaat untuk penyembuhan. 


* Saraf simpatis adalah saraf yang menjadi bagian dari sistem saraf manusia yang bertugas untuk mengendalikan respon tubuh terhadap stress dan nyeri. Saat orang akan menghadapi sesuatu, misalnya bertempur, saraf ini akan bekerja.

** Saraf parasimpatis diartikan syaraf yang berperan dalam merangsang kerja tubuh yang berguna membangun tubuh, memperbaiki sel tubuh, dll.

sumber: erabaru.net

                                                                          .

Minum Air pada Saat Perut Kosong March 4, 2011

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Di Jepang sekarang ini sangat popular sekali trend minum air segera setelah bangun pagi. Apalagi, test ilmiah telah membuktikan keampuhannya. Kami memberikan deskripsi penggunaan air kepada pembaca kami dibawah ini. Terapi air ini telah dibuktikan sukses oleh kumpulan pengobatan Jepang untuk penyakit lama dan serius dan juga penyakit moderen.

Penyakit-penyakit tersebut adalah sebagai berikut: Sakit kepala, sakit badan, system jantung, arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar, semua penyakit mata, rahim, kanker, datang bulan lancar, dan penyakit telinga, hidung dan kerongkongan.

METODE TERAPI
1. Setelah anda Bangun pagi sebelum mengosok gigi, minum 4 x 160cc gelas air
2. Gosok dan bersihkan mulut tetapi jangan makan ataupun minum apapun
selama 45 menit
3. Setelah 45 menit anda boleh makan dan minum seperti biasa
4. Setelah 15 menit sarapan, makan siang dan makan malam, jangan makan
ataupun minum apapun selama 2 jam
5. Untuk anda yang tua ataupun sakit dan tidak dapat minum 4 gelas air pada saat mulai bisa digantikan dengan meminum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas per hari.
6. Metode diatas adalah terapi untuk mengobati penyakit dari orang yang sakit dan orang lain dapat menikmati hidup yang sehat.

Daftar berikut adalah jumlah hari yang dibutuhkan untuk terapi pengobatan/control/ mengurangi penyakit utama:
1. Tekanan darah tinggi (30 hari)
2. Asam lambung (10 hari)
3. Diabetes (30 hari)
4. Susah buang air besar/konstipasi (10 hari)
5. Kanker (180 hari)
6. Tuberculosis (90 hari)
7. Pasien arthritis disarankan untuk mengikuti terapi diatas ini hanya 3 hari pada minggu pertama dan dari minggu kedua dan seterusnya – setiap hari.

Metode pengobatan ini tidak mempunyai efek samping, tetapi pada saat pelaksanaan pengobatan ini anda mungkin akan buang air beberapa kali. Adalah lebih baik jika kita melanjutkan terapi ini dan menjadikan prosedur ini sebagai rutinitas kerja dalam kehidupan kita. Minum air dan tetap sehat dan aktif.

Hal ini masuk akal…. Orang Cina dan Jepang minum the hangat pada saat makan mereka .. bukan air dingin. Mungkin sudah waktunya kita mengadopsi kebiasaan minum mereka sewaktu makan !!!

Untuk yang suka minum air dingin, artikel ini mungkin berguna untuk anda. Adalah enak untuk minum minuman dingin setelah makan. Bagaimanapun, air dingin akan memadatkan minyak yang anda konsumsi. Ia akan memperlambat pencernaan.

Sekali “kotoran” ini bereaksi dengan asam, ia akan dipecah dan diserap oleh intestine lebih cepat daripada makanan padat. Ia akan berbaris dalam usus besar. Dengan cepat, ini akan berubah menjadi lemak dan menjadi pemicu kanker. Adalah sangat bagus untuk minum sup hangat ataupun air hangat setelah makan.

Pesan yang serius untuk serangan jantung:
• Wanita seharusnya tahu jika tidak semua simptom serangan jantung adalah sakit pada lengan kiri.
• Berhati-hatilah terhadap sakit yang sangat pada garis rahang
• Kamu mungkin tidak pernah merasakan sakit pertama pada dada selama serangan jantung
• Pusing dan keringat berlebihan merupakan simptom pada umumnya.
• 60% dari orang mengalami serangan jantung ketika mereka sedang tidur tetapi tidak bangun lagi.
• Sakit pada rahang dapat membangunkan anda dari tidur yang lelap. Mari berhati-hati dan sadar. Makin banyak kita tahu, kesempatan bertahan hidup menjadi lebih besar.

Sumber: detik.com

.

.

Rasa Cinta Tak Akan Bisa Mati December 8, 2010

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment
Pasangan suami istri Bernstein rutin makan berdampingan, jalan bergandengan tangan serta selalu mengawali dan menutup hari dengan kata ‘I Love You’. Apa yang membuat pasangan itu tetap romantis? Ternyata semuanya berawal dari otak.

Pasangan asal Sydney yang sudah menikah 18 tahun itu masih sama bergairahnya dengan saat pertama kali bertemu. Peneliti mencoba mencari tahu apa yang membuat pasangan tetap intensif dalam berhubungan dengan melakukan studi terhadap 16 pasangan dengan rata-rata usia perkawinan 20 tahun.

Dengan menggunakan alat MRI (Magnetic Resonance Imaging), peneliti dari Stony Brook University menemukan kesamaaan antara bagian otak pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun dengan pasangan yang baru jatuh cinta. Ternyata bagian otak itu masih sama aktifnya, artinya cinta yang ada di otak tidak mati.

“Banyak yang berasumsi bahwa cinta akan berkurang dan habis dengan bertambahnya waktu, tapi para partisipan yang mengikuti survei ini membantahnya. Cinta tidak pernah mati bagi mereka,” ujar psikolog dan ketua studi Arthur Aron, seperti dilansir Thirdage.

Apa yang membedakan cinta yang lekang oleh waktu dan cinta yang bertahan lama? Menurut Aron, kuncinya ada pada cara berpikir di otak. Pasangan harmonis selalu berpikiran ingin tampil menarik dan terbaik di depan pasangannya.

Dalam pertemuan tahunan Society for Neuroscience di Washington di Amerika dilaporkan bahwa faktor yang membuat cinta terus konsisten dalam sebuah hubungan ternyata adalah mindset di otak.

“Setelah melakukan scan pada otak pasangan yang harmonis, tidak ditemukan rasa cemas atau ketakutan berlebihan akan kehilangan pasangannya. Mereka justru punya sikap tergila-gila yang lebih rendah daripada pasangan lain yang kurang harmonis,” jelas Profesor Bianca Acevedo dari Albert Einstein College of Medicine.

Peneliti justru menemukan bahwa sikap penghargaan dan motivasilah yang sangat aktif berkembang pada bagian otak para pasangan harmonis.

“Bagian otak itu sama aktifnya saat seseorang menggunakan kokain, tapi berbeda dengan bagian otak yang berkaitan dengan rangsangan seksual,” jelas Aron.

(sumber: wolipop.com)
                                                                  .

Kena Gondongan (Parotitis)… November 7, 2009

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

gondongan1Setelah tiga minggu lalu anak lelaki saya terkena Gondongan, ternyata saya giliran berikutnya yang tertular. Sakit dan sangat tidak nyaman rasanya, sampai-sampai harus 4 hari gak masuk kerja. Ternyata baru tahu (dari browsing) kalau Gondongan lumayan berbahaya juga… Salah satu artikel (anonymous), semoga bisa bermanfaat, saya share disini…

*******

Gondongan / Parotitis

Pipi bengkak, rasa nyut-nyutan, susah bicara, susah makan, aduh…memang sengsara sekali ya kalau lagi gondongan. Sebenarnya penyakit ini berbahaya atau tidak? Perlu diobati atau bisa hilang sendiri? Kita seringkali bingung dengan berbagai pertanyaan dan mitos yang beredar seputar gondongan.

Apa penyebab gondongan?

Gondongan (parotitis) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus mumps yang menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis). Kelenjar ini terletak di depan telinga sehingga gejala gondongan ditandai dengan membengkaknya pipi. Pembengkakan bisa di satu atau kedua sisi dan kelenjar ludah yang terkena bisa lebih dari satu. Gondongan biasanya menyerang anak besar, sangat jarang terjadi pada bayi. Bisa terjadi pada laki-laki dan perempuan.

Gejala gondongan hanya pipi bengkak

Tidak benar. Pada awal penyakit, gejala yang muncul justru demam, sakit kepala, lesu, nafsu makan berkurang; baru kemudian disusul dengan pembengkakan pipi di daerah rahang bawah dekat telinga dan nyeri leher/telinga. Gejala lain adalah nyeri tenggorokan hingga tidak bisa membuka mulut dan sulit menelan, terutama pada 2 hari pertama.

Gejala gondongan lebih berat pada orang dewasa

Benar. Remaja dan dewasa, khususnya pria, bila menderita gondongan biasanya lebih berat dan lebih lama. Pada anak-anak, gejala gondongan umumnya tidak terlalu berat. Kendati demikian, dari keseluruhan penderita, sepertiga orang tidak mempunyai gejala yang berat.

Gondongan bisa menyebabkan tuli dan mandul

Benar. Gejala gondongan pada anak-anak memang tidak terlalu berat, namun bisa saja menimbulkan komplikasi dan salah satunya adalah gangguan pendengaran. Sebelum ditemukan vaksin mumps, penyakit ini merupakan salah satu penyebab ketulian terbanyak pada anak-anak. Timbulnya ketulian ini bisa tiba-tiba atau bertahap, dan ketulian bisa total atau permanen.

Pada remaja dan dewasa, salah satu komplikasi mumps adalah orchitis (peradangan testis) yang terjadi beberapa hari setelah pipi mulai bengkak. Sekitar 30 persen laki-laki post-pubertas yang menderita gondongan akan mengalami pembengkakan salah satu atau kedua testis yang sangat nyeri. Akibatnya testis bisa mengalami atrofi (mengecil) secara permanen. Bila terjadi pada laki-laki yang sudah pubertas, peradangan ini bisa menyebabkan kemandulan (infertilitas) di kemudian hari, namun untungnya hal ini jarang terjadi.
Selain itu, gondongan bisa menimbulkan komplikasi berat antara lain radang selaput otak (meningitis) dan radang otak (ensefalitis). Pada laki-laki kadang terjadi radang sendi (artritis) yang bersifat sementara. Komplikasi pada organ lain seperti jantung, pankreas, dan ovarium, bahkan kematian, bisa terjadi walaupun sangat jarang.

Gondongan menular lewat air ludah

Benar. Selama tubuh terinfeksi, virus ini dapat ditemukan pada cairan tubuh seperti air liur, urin, darah, dan air susu. Penularan virus melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau benda yang terkontaminasi yaitu mainan, piring, dan lain-lain.

Gondongan tidak terlalu menular seperti campak atau cacar air, namun bisa terjadi wabah jika ada sekelompok anak atau remaja yang saling kontak erat, misalnya di sekolah atau panti asuhan. Penularan bisa terjadi 3 hari sebelum hingga 4 hari setelah bengkaknya kempes. Orang yang kelihatannya tidak ada gejala atau gejalanya ringan tetap dapat menularkan penyakit. Batuk, bersin, tertawa, atau sekedar berbicara saja sudah bisa menyebarkan virus ini.

Gondongan saat kehamilan bisa membuat janin cacat bawaan
Tidak benar. Hingga saat ini dikatakan bahwa infeksi mumps selama kehamilan tidak mengakibatkan cacat bawaan pada janin, namun infeksi mumps selama trimester pertama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran. Sebaliknya, virus rubella (campak Jerman) dapat mengakibatkan cacat bawaan pada janin. Walaupun tidak terbukti menyebabkan cacat bawaan, vaksin mumps tidak boleh diberikan pada ibu hamil atau wanita yang merencanakan untuk hamil dalam tiga bulan mendatang. Anak dari seorang ibu yang hamil boleh mendapatkan vaksin MMR (Measles Mumps Rubella); hal ini tidak berbahaya bagi si ibu.

Blau bisa untuk mengobati gondongan

Tidak benar. Banyak orang bilang bila gondongan diberi blau saja, nanti akan sembuh sendiri. Memang gondongan akan sembuh sendiri seperti halnya penyakit lain yang disebabkan oleh virus, namun tidak ada bukti ilmiah mengenai khasiat blau. Gejala gondongan akan berkurang setelah 1 minggu dan menghilang setelah 2 minggu.

Perlu antibiotika untuk mengobati gondongan

Antibiotika tidak perlu diberikan karena penyakit ini disebabkan oleh virus sehingga tidak akan mati dengan antibiotika. Secara umum tidak ada obat yang khusus untuk gondongan, obat yang diberikan hanya untuk mengurangi gejalanya saja. Untuk mengurangi demam dan rasa sakit dapat diberikan Parasetamol. Kompres hangat atau dingin dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri di pipi.

Pipi bengkak pada gondongan akan kempes dengan sendirinya, tapi berapa lamanya tergantung pada daya tahan tubuh dan ganas tidaknya virus yang menyerang. Jika daya tahan tubuh bagus, pasti akan lebih cepat sembuh. Sebaliknya, jika daya tahan tubuh buruk, maka penyakitnya bisa lebih lama. Untuk itu, pastikan asupan makanan bergizi, banyak minum, dan cukup istirahat. Makanan sebaiknya yang lunak-lunak dulu agar tidak perlu banyak dikunyah. Hindari makanan yang asam atau pedas karena dapat merangsang kelenjar ludah sehingga rasa nyeri bertambah hebat. Apabila terjadi radang testis (orchitis), kompres dingin dapat mengurangi nyeri.

Yang tidak kalah penting adalah pencegahannya. Berikan imunisasi MMR (Measles Mumps Rubella) pada si kecil untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella (campak Jerman). Sebelum vaksinasi terhadap mumps dimulai pada tahun 60-an, dilaporkan 200.000 kasus gondongan terjadi setiap tahun di Amerika Serikat. Angka ini turun drastis menjadi kurang dari 1.000 kasus per tahun berkat pemberian vaksinasi MMR. Kesimpulannya, gondongan bukanlah penyakit yang berbahaya namun dapat menimbulkan komplikasi yang serius (walaupun jarang) sehingga lebih baik dicegah dengan pemberian imunisasi MMR.

Referensi

  1. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Mumps general information. www.cdc.gov/NIP/publications/pink/mumps.pdf
  2. Medinfo. Mumps.www.medinfo.co.uk/conditions/mumps.html
  3. Turek PJ. Male infertility. Dalam: Tanagho EA, McAninch JW, penyunting. Smith’s general urology. Singapore: Lange McGraw-Hill; 2004. h. 699.