jump to navigation

Sekali Rileks, Separuh Penyakit Sembuh April 30, 2011

Posted by tintaungu in Ragam.
trackback

Ketika kondisi mental mencapai suatu taraf tertentu, kesehatan juga dapat mencapai taraf tertentu, ini adalah fakta ilmiah. Jika anda ingin menjaga kesehatan, pastikan selain memikirkan produk perawatan kulit, juga harus memikirkan kecantikan internal, yaitu tingkat kesempurnaan dan  kesehatan sel endotel.

Bagaimana untuk mencapai tingkat kesempurnaan dan kesehatan sel endotel? Yang paling utama adalah pembinaan mental, karena ketika  kondisi mental mencapai suatu taraf tertentu, kesehatan juga dapat mencapai taraf tertentu, pernyataan ini adalah berdasarkan ilmiah.

Sel endotel mengontrol Vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah

Permukaan sel endotel terdapat banyak sekali akseptor (penerima rangsangan). Ketika saraf parasimpatis sangat aktif, yaitu dalam kondisi yang paling prima, misalnya ketika bermeditasi memasuki keheningan, sel endotel akan mengeluarkan beberapa jenis materi , berupa materi hidup yang sangat renik. Ketika materi tersebut berpadu dengan akseptor pada sel endotel, sel endotel akan mengeluarkan sejumlah monoksida nitrogen (NO), prostacyclin (PGI), dan endothelium-derived hyperpolarizing factor (EDHF). Tiga jenis materi ini bertugas mengontrol vasodilatasi pembuluh darah.

Vasodilatasi pembuluh darah bisa dikatakan sangat sangat penting bagi kesehatan. Sebagai contoh: orang yang terkena penyakit kanker, ketika sel-sel kanker sedang menyebar melalui pembuluh darah, jika pembuluh darah orang bersangkutan berada dalam kondisi vasodilatasi, maka sel-sel kanker secara kontinyu akan terbawa pergi, sehingga tidak membiarkan sel-sel kanker menumpuk di suatu tempat tertentu, yang kelak akan menyebabkan fenomena sel kanker ganas menyebar.


Tetapi orang-orang pada umumnya pembuluh darahnya sama sekali tidak dapat terhubung lancar, karena mereka selalu dalam kondisi tegang, semakin dia tegang pembuluh darah semakin menciut. Dengan semakin menciut, pembuluh darah akan makin tersumbat. Makin tersumbat membuat orang bersangkutan semakin tegang, dengan demikian terbentuk suatu lingkaran perputaran yang berbahaya, akhirnya orang ini benar benar menemui jalan buntu.

Suasana hati yang rileks membuat sel endotel menjadi sehat

Sekiranya  orang di saat menemui hal-hal pelik, bisa membuat suasana hati rileks,  menghadapi segalanya dengan suasana hati yang tenang dan mengendurkan pikiran, masalah yang dihadapi sudah terselesaikan separuh. Karena sekali dia bisa rileks, pengendalian sistem saraf simpatis* akan memudar, sebagai gantinya, saraf parasimpatis**  segera akan berfungsi menggantikan saraf simpatis, keduanya memang saling mengikat sedemikian rupa, ketika yang satu berfungsi, yang satu lagi akan memudar.

Maka ketika saraf parasimpatis berperan, sel endotel akan mengeluarkan tiga materi hidup, dan orang bersangkutan seketika merasa diberi kekuatan, pembuluh darahnya mengendur, tekanan darahnya menurun, detak jantungnya berubah lamban, standar metabolisme menurun, lebih lanjut adalah energi terkumpul dan fungsi organ pulih kembali.

Banyak sekali penyakit manusia berkaitan dengan kacaunya fungsi sel endotel. Pada saat sel endotel menjadi sehat, semua organ tubuh akan mendapat “suntikan pupuk”, terasa sangat nyaman. Selang beberapa waktu, penyakitnya benar benar akan sembuh. Sebenarnya ini juga bukanlah efek psikologis, sebab yang sesungguhnya ialah orang tersebut bisa rileks, maka penyakitnya jadi sembuh.

Jadi ketika anda berobat ke rumah sakit, ingat harus mencari seorang dokter yang bersikap ramah, dia akan memberi kesan yang sangat baik bagi pasien. Dia akan berkata pada anda: “ Wah, anda jangan kuatir terhadap  penyakit ini, saya pasti dapat menyembuhkannya”. Setelah mendengar beberapa patah kata yang menghibur, pasien akan merasa lega, ini akan sangat bermanfaat untuk penyembuhan. 


* Saraf simpatis adalah saraf yang menjadi bagian dari sistem saraf manusia yang bertugas untuk mengendalikan respon tubuh terhadap stress dan nyeri. Saat orang akan menghadapi sesuatu, misalnya bertempur, saraf ini akan bekerja.

** Saraf parasimpatis diartikan syaraf yang berperan dalam merangsang kerja tubuh yang berguna membangun tubuh, memperbaiki sel tubuh, dll.

sumber: erabaru.net

                                                                          .

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: