jump to navigation

Bukannya Aku Takut – by Mulan Jameela November 24, 2008

Posted by tintaungu in Rindu.
add a comment
  • ku tak peduli
    bila ku benar-benar cinta mati
    ku tak peduli

    ku memang begini
    bila ku benar-benar cinta mati
    ku tak peduli
    apa saja yang ku inginkan kamu rela

    reff:
    bukannya aku takut akan kehilangan dirimu
    tapi aku takut kehilangan cintamu
    mungkin saja saat itu kau mempermainkan aku
    seakan kau bisa membalas cintaku

    kau takkan mengerti
    yang selama ini aku rasakan, pasti
    kau tak peduli
    bila saja yang ku inginkan kamu rela

    repeat reff

                                                                                    
Advertisements

Bekerja dengan Cinta November 21, 2008

Posted by tintaungu in Reksa.
add a comment

Tahukah Anda, apa yang membuat Anda bekerja hingga jauh malam dan meninggalkan kesempatan bercengkrama dengan istri yang cantik dan anak-anak yang lucu? Tahukah juga Anda, apa yang membuat seorang petani terus saja membenamkan kakinya di lumpur sampah, mencangkul dengan seluruh tenaga dan tak bosan menyemai benih? Tahukah juga Anda, apa yang membuat seorang nelayan berhari-hari terapung di tengah laut dan diambingkan badai dan hujan deras? Tahukah Anda juga, apa yang membuat jutaan pekerja keras lainnya memilih tetap bekerja dengan penuh semangat tanpa keluh kesah, dengan kekuatan fisik yang luar biasa, bahkan dengan ketangguhan mental yang mumpuni. Sementara, tahukah Anda juga, mengapa di sudut-sudut sempit ruang kerja, di antara tumpukan berkas, beberapa orang memilih memaki dalam hati, menyusut peluh kesal, mengeluhkan persoalan yang sangat remeh?

Saya, bagian kecil pekerja yang lebih suka berkeluh kesah itu, tidak menemukan jawaban lain kecuali cinta. Ya, hanya cinta yang memungkinkan seseorang tetap bertahan untuk bekerja sangat keras. Hanya cinta yang membuat karyawan rela berjam malam di kantor, petani terus bergulat lumpur, deras hujan dan terik panas, nelayan mengarungi laut hingga ke ujung laut yang lain, bahkan nenek tua terus menyapu jalanan.

Cinta yang memberi kita nafas kehidupan. Cinta yang memberi kita tujuh lapis baja semangat. Cinta yang mampu membuat, bukan saja tujuh keajaiban dunia, namun jutaan keajaiban yang tak terkata.

Dan jika Anda tak memilikinya, seperti juga saya, kenanglah kembali petani, nelayan, karyawan kantor, nenek penyapu jalan dan siapapun yang mempersembahkan hidupnya dan karyanya untuk cinta. Atau, sebaiknya Anda memilih berdiri di gapura candi dan menerima derma dari orang-orang yang bekerja dengan cinta*).

——

*) dipetik dari Sang Nabi, Kahlil Gibran

                                                          

Hmm…. November 21, 2008

Posted by tintaungu in Rona.
add a comment

Yesterday is a history.
Tomorrow is a mystery.
Today is a gift.
That’s why it’s called “present”.