jump to navigation

Sikap Panutan Perlakuan Suami Terhadap Istri August 12, 2012

Posted by tintaungu in Ragam.
trackback

1. Bersikap Tegas dan Lemah-lembut Terhadap Isteri

Betapapun seorang wanita itu mempunyai kemampuan dan kemauan yang tinggi, memiliki kemahiran serta percaya terhadap diri sendiri namun pada hakikatnya, ia masih ingin mencari perlindungan dengan seorang lelaki. Jika keinginan mencari perlindungan itu datangnya dari wanita, maka niscaya ia akan merahasiakannya. Seandainya keinginannya tercapai, ia mengharapkan layanan yang lemah lembut dan amat mengharapkan perlindungan dari lelaki yang bertanggungjawab.

Sifat lemah lembut dan tegas ini harus dimiliki oleh lelaki kerana setiap isteri mengharapkan suaminya mampu menjadi pemimpin dalam rumahtangga yang dibina. Menjadi pemimpin bukan bermaksud menjadi “boss”. Sifat tegas dan lemah lembut ini biarlah sesuai pada tempatnya.

2. Memberi Pujian Terhadap Isteri

Peranan wanita sebagai ibu menyebabkan ia memerlukan perlindungan dan keyakinan. Hanya suami yang bijaksana dapat memberikan keyakinan kepada isterinya. Dengan cara memberikan penghargaan seperti pujian, hadiah ataupun ungkapan yang dapat menambahkan keyakinan dalam diri isteri.

Jangan merasa heran jika seorang wanita selalu bertanya kepada pasangannya, “Apakah engkau cinta padaku? ” Pertanyaan ini bukan berarti ia tidak percaya kepada pasangannya, tetapi ia menginginkan keyakinan untuk dirinya. Untuk itu, suami tidak perlu bosan dengan ungkapan itu, malah berusahalah untuk mengerti hakikat seorang wanita.

3. Menentukan Batas Tanggungjawab

Islam telah mengatur tanggungjawab terhadap suami dan isteri. Suamiberkewajipan mencari nafkah yang halal untuk kelurganya dan isteri juga berkewajipan melayani suami serta mengasuh anak-anak. Ini bukan berarti tanggungjawab lain dapat diabaikan, malah semua tanggungjawab lain seharusnya dipikul bersama menyesuaikan waktu dan tempat.

4. Menghindari Kritikan Terhadap Isteri

Kritikan bukan satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah. Itu boleh dilakukan, namun baiknya dengan lembut dan sesuai tempatnya. Jangan sesudah menikah, suami merasa berhak bersikap kasar, mengkritik dan menghina isteri sewenang-wenangnya, karena hal tersebut memberikan banyak kesan negatif pada isteri.

Suami yang terlalu banyak mengkritik isteri akan meninggalkan kesan negatif terhadap isterinya yaitu:

a. Perasaan isteri menjadi tertekan akibat menahan marah;
b. Menimbulkan berbagai jenis penyakit fisik akibat dari perasaan kecewa dan tekanan batin;
c. Isteri menjadi pemarah, pendiam, kadangkala hilang keinginan untuk bersama;
d. Akibat selalu dikritik serta tidak dihargai, isteri akan kehilangan identitas dirinya sendiri;
e. Sebagai pelampiasan hati, isteri akan menyalahkan anak-anak;
f. Jika perasaannya terlalu tertekan, mungkin ia inginkan perceraian.

5. Memperhatikan Sesuatu Yang Romantis

Suami seringkali kurang memperhatikan keperluan yang tidak begitu penting seperti ulangtahun isteri, perkahwinan dan sebagainya. Namun bagi wanita, hal tersebut begitu penting. Cinta bukan hanya berkaitan dengan perasaan tetapi juga berkaitan dengan aktifitas romantis yang mempunyai nilai yang berarti dalam diri wanita. Mungkin sesuatu yang tidak berarti pada lelaki namun menjadi amat bernilai pada wanita. Oleh karena itu suami harus banyak mempelajari keperluan isteri dan tidak menganggap remeh terhadap kepentingan isteri.

6. Memahami Isteri Yang Ingin Selalu Di Samping Suami

Setiap isteri selalu menginginkan serta merindukan untuk selalu bersama suaminya. Isteri selalu mengharapkan perhatian yang cukup dari suaminya. Kerana itu, suami yang baik akan berusaha meluangkan waktu untuk bersama isterinya. Selalu bersama dapat meningkatkan kasih sayang.

7. Menjaga Perasaan Aman Dalam Kehidupan Isteri

Suami yang bertanggungjawab akan selalu memberikan rasa aman dan tenteram terhadap perasaan isterinya, selalu berusaha menyelesaikan setiap masalah rumahtangga dengan secepat mungkin. Berusaha membantu menyelesaikan masalah isteri.

8. Memahami Gelora Jiwa Isteri

Wanita lebih mudah mengalami perubahan emosi jika dibandingkan dengan lelaki. Jika suami dapat menerima hakikat perubahan emosi isterinya,maka isterinya pasti dapat menerima suaminya sebagai orang yang dapat membimbing hidupnya.

9. Membina Kerjasama Yang Baik

Suami yang dapat diajak berbincang dan selalu bekerjasama dengan isterinya akan mampu mewujudkan keluarga bahagia.

10. Memenuhi Keperluan Peribadi

Tidak ada wanita di dunia ini yang sama, karena masing-masing memiliki peribadi yang khusus. Wanita mempunyai sifat yang unik baik dari segi emosi maupun keinginan. Suami yang bijaksana akan mudah memahami akan keperluan peribadi isterinya dan mampu melaksanakan tanggungjawabnya sesuai dengan kemampuan dirinya.

Maaf, kalau ku belum memenuhi kriteria di atas, Bunga Indahku…

sumber : http://airmien.wordpress.com

Comments»

1. hesti - January 4, 2013

Andai suamiku seperti itu., aku merasa berada di posisi 4

hesti - January 4, 2013

Semua hal tsb benar, dgn begitu istri pun bisa melayani suami dgn baik.. Keharmonisan akan terjalin.. Bagaimanapun jg istri sangat menyayangi suaminya.. Dan ingin diperlakukan lembut pula oleh suaminya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: