jump to navigation

Mengeja Cinta June 28, 2007

Posted by tintaungu in Rapuh.
add a comment

Bla..bla..bla..bla… (Reject)

      

Yang Membuat Kita Besar June 28, 2007

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

(Dari buku “A Cup of Chicken Soup for the Soul”, Barry Spilchuk)

Dengan perasaan bangga, saya dan Karen dijadikan “Tokoh Orangtua” untuk sehari di kelas taman kanak-kanak Michael, anak lelaki kami. Ia mengajak kami berkeliling kelas, berkenalan dengan semua temannya. Kami ikut dalam aktivitas mereka, memotong dan menggunting lalu merekatkan, begitu pula menjahit; lumayan lama juga kami ikut bermain-main di bak pasir. Bukan main ramainya!

“Ayo, sekarang duduk membentuk lingkaran!” seru ibu guru. “Kita akan bercerita.”

Karena tidak ingin kelihatan aneh di mata anak-anak, saya dan Karen ikut “membentuk lingkaran” bersama teman-teman baru kami. Setelah selesai menuturkan cerita tentang “besar”, ibu guru bertanya kepada anak-anak yang asyik mendengarkan selama ia bercerita, “Apa yang membuat kalian merasa besar?”

“Serangga membuat aku merasa besar,” teriak salah seorang anak.

“Semut,” seru anak lainnya.

“Nyamuk,” kata seorang anak lagi.

Ibu guru agak kewalahan menghadapi anak-anak yang berebutan menjawab. Untuk mengatasinya, ia memanggil anak-anak yang mengacungkan tangan. Sambil menunjuk seoran ganak perempuan, ia bertanya, “Ya, sayang, apa yang membuatmu merasa besar?”

“Ibuku,” begitulah jawab anak itu.

“Bagaimana ibumu membuatmu merasa besar?” tanya bu guru dengan heran.

“Gampang saja,” kata anak perempuan itu. “Bila ia memelukku dan bilang aku sayang padamu, Jessica!”

  

Cinta Buta… June 28, 2007

Posted by tintaungu in Reksa.
add a comment

Qois bin Al-Mulawwah berkata,

     Cinta menghampiri sebelum ku mengenal arti cinta

     Cinta telah membalikkan hati yang hampa. 

Sebagian filosof berkata, “Kerinduan adalah kerasukan yang muncul di dalam hati, yang terus bergerak dan tumbuh, kemudian bisa terarah dan menyatu dengan hasrat. Jika cinta buta itu semakin menguat, maka orang yang mengalaminya akan bertambah bergetar, gundah, dan ingin mendapatkan apa yang diharapkannya, sehingga seringkali menimbulkan keresahatan hati dan kekhawatiran. Sudah barang tentu aliran darah pada saat itu memusat diotak dan jantung. Jika aliran darah terlalu banyak memusat diotak, maka menimbulkan gangguan pikiran. Jika pikirannya terganggu, berarti akalnya sudah tidak terkontrol lagi. Dia bisa mengharapkan apa yang tidak mungkin terjadi, mengangan-angankan apa yang tidak tercapai, sehingga akhirnya menjurus kepada gila. Dalam keadaan seperti itu, boleh jadi orang yang dimabuk cinta bisa bunuh diri atau mati karena merana”. 

Apakah cinta buta itu timbul karena inisiatif ataukah karena ketetapan takdir? 

Sebagaimana diungkapkan dalam sebuah syair,

     Dia tenggelam dalam cinta yang membara

     Tatkala cinta menyusut dia tak berdaya

     Dia melihat gelombang besar seperti riak ombak

     Tatkala menggulung diapun tenggelam

     Dia berharap dosanya menyusut

     Namun dia tak lagi sanggup 

Hal ini seperti orang yang dimabuk karena minum khamr. Perbuatan orang mabuk itu berdasarkan inisiatif sedangkan akibat perbuatannya yang mabuk itu merupakan ketetapan atau akibat yang pasti terjadi karena minum khamr. Selagi sebabnya terjadi karena inisiatif, maka dia tidak dimaafkan karena akibat yang terjadi kemudian diluar inisiatifnya. Selagi sebabnya merupakan sesuatu yang diperingatkan, maka mabuk itu bukan termasuk sesuatu yang dimaafkan.  

Tidak dapat diragukan, mengumbar pandangan dan mengulur-ulur pikiran, serupa dengan mabuk yang minum khamr. Dia dicela karena sebabnya. Oleh karena itu jika seorang jatuh cinta karena sebab yang tidak diperingatkan, maka dia tidak dicela, seperti orang yang bercinta dengan istrinya, kemudian berpisah dengan membawa sisa cintanya yang masih melekat. Keadaan ini tidak dicela. Dari keterangan ini dapat disimpulkan bahwa mabuk cinta itu lebih parah daripada minum khamr. Allah berfirman tentang kaum Luth yang mencintai rupa, “Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing didalam kemabukan (kesesatan).”(QS. Al-Hijr:72) 

Ibnu Qoyyim : Taman Orang2 Jatuh Cinta dan Memendam Rindu 

  

Sifat Cinta June 27, 2007

Posted by tintaungu in Rona.
2 comments

Sifat cinta sama seperti sifat air dalam tanah. Apabila anda tidak cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila anda cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih.

(Hazrat Inayat Khan)

  

Bedanya Pria dan Cowok June 27, 2007

Posted by tintaungu in Riang.
add a comment

Sumber : milis_alumni_sastra_inggris_uns@yahoogroups

Tidak semua pria dewasa menjadi ‘pria’, ada juga yang masih begitu kekanakan setelah umurnya mencapai 40. Tenaaaang, jangan keburu marah dulu dengan kenyataan ini, mungkin memang sebagian orang dilahirkan untuk jadi ‘pria’, tapi memang ada juga yang cukup menjadi ‘cowok’ saja.

Sekali lagi, jangan kuatir, terima saja diri Anda sebagai Pria (P) atau sebagai Cowok (C), toh semua punya nilai lebih dan kurang tersendiri. Dan yang tak kalah penting, percayalah kadang wanita tidak peduli.

P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa
C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa

P : Jago membuat wanita merasa tenang
C : Jago membuat cewek tertawa

P : Bacaannya John Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN
C : Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV
 

P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang
C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa

P : Pakai dasi, kemeja, sepatu bertali
C : (Masih) pakai kaos sekolahan yang sudah buluk

P : Senang pada aroma parfum wanita
C : Senang pada aroma keringatnya sendiri

P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan
C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum

P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membukakan pintu, membayar bon makan malam dan menyopiri
C : Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita buka pintu sendiri, bayar bon makan malam sekaligus menyopiri

P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan
C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan

P : Takut menjadi seperti ayah mereka!
C : Takut menjadi seorang pria!

P : Mulai bisnis pribadi
C : Gonta ganti pekerjaan

P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, “Semoga kita tetap bisa bekerja sama dalam menangani proyek ABC.”
C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang-batang, plus ucapan, “Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!”

P : Punya babies
C : Punya babes

P : Tau bagaimana bersikap di depan orangtua anda, sopan dan mau meluangkan waktu untuk ngobrol
C : Takut pada orangtua anda dan tidak berani bertemu.

P : Bisa membimbing dan memberi perhatian pada anda
C : Meminta perhatian dan bimbingan anda

Nah… Anda atau teman anda termasuk cowok atau pria? Kalau masih punya perbedaan lainnya, silahkan tambahin sendiri…

  

Kisah Sepasang Kadal June 27, 2007

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Sumber : http://indonesia.heartnsouls.com/

 

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu.

Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.

Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu! Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya….AHHHH!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, kekasih, saudara lelaki, saudara perempuan….. Seiring dengan berkembangnya teknologi, akses kita untuk mendapatkan informasi berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang- orang yang kita kasihi. Jangan pernah mengabaikan orang yang kita kasihi!!!  

  

Cinta Sejati… (Kahlil Gibran) June 27, 2007

Posted by tintaungu in Rapuh.
add a comment

Bla..bla..bla..bla… (Reject)

  

Dalam Diri Kita June 27, 2007

Posted by tintaungu in Rona.
add a comment

Apa yang ada di depan kita dan apa yang ada di belakang kita adalah hal kecil dibanding dengan apa yang ada di dalam diri kita.

(Ralph Waldo Emerson)

  

Kenangan Terindah – by Samsons June 26, 2007

Posted by tintaungu in Rindu.
add a comment

taveunicoconutpalms.jpg

La..la..la..la… (Reject)

  

Share Your Smile… June 26, 2007

Posted by tintaungu in Ragam.
add a comment

Senyum itu memiliki kekuatan. Namun, ternyata orang bisa tak mudah untuk selalu tersenyum. Padahal senyum itu bisa menjadi obat bagi diri sendiri dan semangat bagi orang lain. Karena senyum itu juga terkait dengan filosofi yang dianut seseorang terhadap apa saja dalam dirinya. Berlatih senyum merupakan terapi jitu untuk membuat wajah seseorang lebih hangat dan menyenangkan. Mudah memberi senyum pada seseorang juga akan meningkatkan rasa perhatian kita pada sekeliling. 

Namun, menurut pakar kepribadian dan kecantikan Martha Tilaar, senyum tak akan berarti jika tak disertai dengan ketulusan hati dan terhalang kepura-puraan. Senyum pun bisa mengundang kontroversi jika tak sesuai dengan kondisinya karena bisa dianggap sebagai sindiran. Senyum yang ikhlas merupakan cerminan hati yang bahagia dan dapat menambah semangat bagi sekelilingnya. 

Psikolog Tika Bisono memaparkan, senyum termasuk proses penting bagaimana seseorang itu mampu menerima kehidupannya. Berawal dari senyum semua hal akan terasa lebih ringan. Sebab senyum dapat menstimuli seseorang berpikiran positif dan menghadirkan sikap yang lebih tulus dalam mengerjakan sesuatu. Kemampuan tersenyum itu juga terkait dengan kadar kematangan seseorang dalam menyikapi problema kehidupan. Ketidakmampuan seseorang menerima keadaan dan selalu berpikir negatif merupakan faktor penyebab susah tersenyum. 

Ada jurus khusus untuk menghadirkan senyum walau hati sedang tak enak. Tarik napas dan tahan napas selama sepuluh detik lalu hembuskan kembali. Latihan pernapasan ini dapat melancarkan aliran darah sehingga menghambat stres yang akan datang. Atur pikiran kita untuk lebih fleksibel. Setelah suasana terkendali barulah memutar otak untuk mendapatkan solusi masalah. Bersikaplah pasrah dan ikhlas dengan mengandalkan kekuatan doa. Lantas tersenyumlah. 

So, always be smile  ….biar hidup kita tetap penuh warna yg indah.