jump to navigation

Tiga Kenikmatan June 29, 2007

Posted by tintaungu in Reksa.
trackback

Sumber : milis_warga_kulonprogo@yahoogroups

Pak Sadru, seorang perantau yang kerjanya berjualan sate di Jakarta. Ia hanya sempat pulang ke Madura dua kali dalam setahun. Istrinya tinggal di Madura karena harus mengurus orang tuanya yang sudah uzur dan sakit-sakitan. Seorang perantau lain yang datang ke Jakarta bersama seluruh anggota keluarganya, bertetangga dengan Pak Sadru.

Pada suatu ketika, orang itu berkunjung ke rumah Pak Sadru. Mereka saling mengutarakan pengalaman dan keadaan penghidupannya masing-masing. Di samping ngobrol tentang suka dukanya menjadi perantau. 

“Nikmat apa yang Anda dapatkan di sini kalau istri dan anak-anak Anda masih tinggal jauh di kampung?” tanya tamu itu.

“Justru karena kami berpisah berjauhan, saya dapat merasakan tiga kenikmatan,” jawab Pak Sadru. “Apa saja tiga macam kenikmatan itu?”

“Pertama, nikmatnya air mata perpisahan ketika saya hendak meninggalkan mereka. Kedua, air mata kerinduan ketika berada di rantau seperti sekarang ini. Yang ketiga, air mata pertemuan ketika saya pulang nanti. Ketiga macam nikmat seperti itu tidak mungkin Anda rasakan, karena Anda merantau bersama keluarga.”

  

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: