jump to navigation

Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu June 26, 2007

Posted by tintaungu in Reksa.
trackback

Buat dik Inga, makasih ya info bukunya..

“Bisikan cinta bukan sekedar bisikan
Tiada yang tahu apa yang telah dikabarkan
Urusan cinta tiada tuntas dengan penalaran
Tiada pula dengan analogi dan pikiran
Urusan cinta adalah urusan sentuhan hati
Urusan demi urusan datang silih berganti..”

Pernahkah merasakan jatuh cinta, pada seseorang? Pasti pernah… Bagaimana rasanya, tak usah kita mencari jawabannya, karena tiap orang jawabannya rata-rata sama. Indah dan berjuta rasanya. Dunia serasa berseri, setiap orang dirasakan ramah, alam di sekelilingnya terasa indah. Katanya orang yang sedang fall in love itu tiap hari harus ketemu, kemana-mana harus sama-sama kalau sekali tak bertemu rindunya setengah mati, yang pasti dunia serasa milik berdua . Mereka tidak peduli dan tidak mempedulikan orang lain, yang penting mereka senang. Yang diingat hanyalah dia….dia….dan dia.

Jika ada yang belum pernah jatuh cinta, cobalah ikut rasakan tanda-tanda yang ditulis oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam bukunya yang berjudul Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu. Pertama biasanya ia selalu menghujamkan pandangan matanya pada orang yang dicintainya, kedua malu-malu jika orang yang dicintainya memandangnya. Ketiga ia akan banyak mengingat, membicarakan dan menyebut nama orang yang dicintainya. Kemudian ia tunduk pada perintah orang yang dicintai dan mendahulukan kepentingannya daripada kepentingannya sendiri. Lalu orang yang mencinta bersabar menghadapi gangguan orang yang dicintai, memperhatikan perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya, mencintai tempat dan rumah sang kekasih, segera menghampiri yang dicintai bila dipanggil.

Selanjutnya ia akan ikut mencintai apapun yang dicintai sang kekasih. Jika akan mengunjungi orang yang dicintai jalan yang dilalui terasa pendek meskipun jaraknya jauh sekali. Dan biasanya ia akan salah tingkah jika sedang mengunjungi atau sedang dikunjungi orang yang dicintai. Lalu ia akan gemetar tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai atau tatkala mendengar namanya disebut. Jika ada orang lain yang membahasnya ia akan merasa cemburu. Menyenangi apapun yang menyenangkan orang yang dicintai meskipun sebenarnya kita tidak menyukainya. Ini merupakan salah satu keharusan karena sedikit berkorban untuk mendapatkan keridhaan orang yang dicintai, rasanya merupakan kewajiban.

Ciri-ciri orang yang sedang jatuh cinta selain yang disebut diatas adalah ia akan mempunyai kebiasaan baru yaitu suka menyendiri dan kadang ada helaan nafas panjang yang kerap dilakukan. Dan tentunya ia akan selalu berusaha untuk menghindari hal-hal yang akan meregangkan hubungan karena yang dicari pastilah kecocokan antara orang yang mencintai dan orang yang dicintai. Pada akhirnya ia akan tunduk dan patuh pada orang yang dicintai.

Jika kita merasakan salah satu diantara tanda-tanda diatas bersiap-siaplah untuk merasakan tanda-tanda yang lain. Karena kalau salah satu tanda sudah datang, pasti akan diikuti oleh tanda yang lainnya. Bersyukurlah kalau kita mengalaminya. Ada satu hal yang kadang-kadang terlupakan atau dilupakan oleh orang yang sedang jatuh cinta. Apa? Allah, Tuhan yang memiliki cinta. Hanya Dia yang berhak dicintai. Pernahkan kita jatuh cinta pada-Nya?

Kalau jatuh cinta pada sesama manusia ada keinginan dari kita agar orang lain mengetahuinya. Ingin rasanya diberitahukan pada semua orang tentang apa yang sedang terjadi pada kita. Biar semua orang tahu kalau kita sedang jatuh cinta. Akankah sama ceritanya jika sedang jatuh cinta pada Allah. Rasanya tidak. Jika sedang jatuh cinta pada Allah, rasanya kita akan malu untuk mengakuinya apalagi sampai orang lain tahu. Kita akan sangat egois untuk tidak berbagi cerita pada orang lain.

Lalu berapa banyakkah dari kita yang pada saat fall in love selain mengingat dia (kekasih) juga mengingat Allah? Berapa banyakkah dari kita yang menyadari bahwa jatuh cinta merupakan anugerah besar yang harus disyukuri? Jika saja setiap orang yang sedang jatuh cinta pada sesama manusia dan mengalami tanda-tanda seperti tadi, merasakan dan melakukan hal yang sama pula dengan ketika ia jatuh cinta pada Allah Rabbul ‘Alamin, subhanallah, Mahasuci Allah yang telah memberikan cintanya pada manusia dengan memberikan anugrah berupa rasa cinta.

Cinta itu laksana pohon di dalam hati. Akarnya adalah ketundukan kepada kekasih yag dicintai, dahannya adalah mengetahuinya, ranting-ranting adalah ketakutan kepadanya, daun-daun adalah malu kepadanya, buahnya adalah ketaatan kepadanya dan air yang menghidupinya adalah menyebut namanya. Jika di dalam cinta ada satu bahagian yang kosong, bererti cinta itu kurang. Allah telah mensifati Diri-Nya, bahwa Dia mencintai hamba-hamba-Nya yang mukmin dan mereka pun mencintai-Nya.

Sesungguhnya, kecintaan pada Allah pasti menyelamatkan orang yang mencintai-Nya dari azab dan semestinya pula seorang hamba tidak mencoba-coba mengganti cinta hakiki itu dengan yang lainnya.

Wallahua’lam.

  

Comments»

1. nicey - September 15, 2007

cinta itu anugrah kalo untuk orang yang saling jatuh cinta, tapi kalo g… so cinta itu adalah air mata, kesedihan dan kekecewaan…

2. echka - September 17, 2007

agree

3. biru langit - October 13, 2007

Ya Qowiiy .. ya rahim yang menjadikan semuanya ada karena cinta, jadikanlah kami mati dalam keadaan mencintaimu sepenuh- penuhnya

4. ilham - October 25, 2007

Subhanallah…saya memang kurun waktu sebulan terakhir ini lagi jatuh cinta dan memendam rindu kepada seseorang. Dan sekarang ini saya berdo’a kepada Allah SWT dan mohon do’a kepada semuanya saja agar saya segera diberi kepastian tentang perasaan di hati ini. terima kasih artikelnya, semoga kalau dapat rezeki yang cukup saya akan segera membeli buku tersebut untuk dapat lebih memahami arti dari sebuah perasaan ini. sekali lagi, terima kasih …
dan…
Selamat ‘Idul Fitri, minal ‘aidzin wal wa’idzin 1428 H

5. muan - December 8, 2007

cinta adalah anugrah toh semuah orang pasti pernah mesakan

6. muslimah - November 7, 2008

Saya sdh pernah baca buku “taman org jatuh cinta dan memendam rindu”.Buku tersebut menceritakan ttg cinta kita kpd seseorang dan cinta kita kpd sang pencipta ALLAH.Coba deh baca bukuny resepi dan hayati setip kata-kata yang di paparkan di buku tsb.Ambil hikmah dr buku tsb.Insya ALLAH kita akan tau cinta kita sesungguhnya buat Siapa…Buku itu saya baca thn 2001,dimana saya baru lulus sekolah.Masa dimana kita mencari hakikat cinta.Coba deh…beli bukunya….

7. Angga Adhitya Prasojo - November 11, 2009

Subhanallah, good review.. sukron telah menulis ini

8. ricky - August 18, 2010

cinta yang maniis itu adalah cinta yang menuntun kpd kbaikan dan kesantunan…”,

9. Ly - April 4, 2011

ijin ngelink ya…

10. Firdaus Herliansyah - June 20, 2011

Cinta yg murni adalah cinta yang berlandaskan kecintaan pada Rabbul ‘alamiin.. Allah azza wa jalla… :)

11. anteromobile - July 26, 2011

tdk ada yg memiliki cinta sejati
kecuali rabb yg menciptakan cinta itu sendiri
dgn keadilan dan hikmahNya
Dia mencipta, mengatur dan memelihara makhluqnya
kendati makhluk yg lemah itu
terlampau sering mendurhakai dan membuatNya murka

DIa memberi pd yg meminta
bahkan pada yg tidak meminta

tdak ada kata yg bisa keluar dr lisan ini
yg pantas untuk membalas cintaNya

Wahai rabb, yg menguasai hati
q tulis ini dgn derai air mata
yg tdk bs q mmbendungnya

tlah kudholimi diri ini
padahal Engkau hanya menitipkanNya
untuk d jaga

Maha Suci Engkau
Robbul Alamin


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: